Selasa, 05 April 2016

Tetap Semangat meski Unas di Kantor Polisi

Posted by Unknown on 05.14.00 with No comments
Selasa, 05 April 2016 17:13 
Tetap Semangat meski Unas di Kantor Polisi
 
JawaPos.com SURABAYA - Meski berada di dalam tahanan Polrestabes Surabaya, namun Rd,19, tetap  semangat saat mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (Unas BK).
Bahkan pelajar asal Setro Baru Utara ini mampu menyelesaikan soal bahasa Indonesia dengan hanya waktu 90 menit saja.

Dengan diawasi oleh dua pengawas dari Dinas Pendidikan, tersangka kasus narkoba ini terlihat lancar saat menjawab soal.
Berdasarkan pengamatan Radar Surabaya (Jawa Pos Group), Rd mengikuti Unas BK di ruang Urusan Pembinaan Operasi (Urbinops) Satreskoba Polrestabes Surabaya di lantai lima gedung Anindita.
Tanpa mengenakan seragam, Rd sudah dijemput dari tahanan setengah jam sebelum pelaksanaan UNBK, tepatnya sekitar jam 10.30 WIB.
Namun sebelum dipanggil, terlebih dahulu dua pengawas dari Dinas Pendidikan dan satu teknisi sudah siap di ruangan tersebut. 
Berikut dengan laptop yang sudah terisi aplikasi untuk UNBK. Setelah Rd siap pada jam 11.00 WIB, pengawas ujian lantas memulai ujian tersebut.
Oleh pengawas dia diberikan waktu dua jam untuk menyelesaikan soal. Dengan serius dan tanpa gangguan  apapun  pelajar  dari  salah  satu sekolah di kawasan Kenjeran ini mulai mengerjakan soal bahasa  Indonesia dengan serius.
Akhirnya dengan waktu kurang dari 90 menit Rd berhasil menyelesaikan soal. Setelah selesai mengerjakan soal, Rd dengan  didampingi  oleh  penyidik Satres Narkoba untuk kembali ke dalam sel.
Setelah itu, pengawas bersama teknisi langsung meningalkan ruangan Urbinops dan enggan memberikan keterangan terhadap wartawan.     
Sementara itu, Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Donny Adityawarman menjelaskan setelah mengetahui Rd masih duduk di bangku kelas XII. Polisi langsung menanyakan kepada Rd apakah berniat melanjutkan pendidikannya atau tidak.
Namun tersangka menjawab ingin melanjutkan pendidikannya dan berniat tetap ikut UNBK. “Setelah  itu,  kami langsung melakukan kordinasi dengan pihak sekolah dan Dinas Pendidikan (Dindik) Surabaya agar tersangka mengikuti ujian. Setelah itu, kami menghubungi kedua orang tuanya,” katanya, Senin (4/4).
Donny juga menjelaskan setelah semuanya tidak ada masalah, pihaknya akhirnya memberikan waktu kepada  tersangka untuk belajar untuk menghadapi ujian tersebut. 
Setiap malam selama dua jam, pihaknya memberikan waktu untuk Rd untuk belajar ruangan Urbinops tersebut.
“Tersangka didampingi oleh satu anggota, sementara buku-buku pelajarannya dikirimkan oleh orang tua tersangka,” lanjutnya.
Menurut perwira dengan dua melati di pundaknya ini Rd ditangkap bersama dan temannya berinisial  SE,18, pada 26 Maret lalu. Mereka ditangkap di Jalan Ploso dengan barang bukti berupa  sabu  seberat  0,5  gram.
“Mereka rencananya sabu ini akan dinikmati bersama. Namun gagal lantaran anggota sudah terlebih dahulu menangkap kedudanya,” ungkap Donny. (yua/no/jpg) 

Sumber : http://www.jawapos.com/


 
Categories: ,

0 komentar:

Posting Komentar