Minggu, 20 Maret 2016

Bangil Menuju Ibu Kota Kabupaten Pasuruan "Mbah Lowo Ijo Cucu menantu Sunan Ampel"

Posted by Unknown on 04.52.00 with No comments
Cara Semedi Dimakam mbah Lowo Ijo 
Pasuruan, Pojok Kiri - Mbah Lowo Ijo sendiri ternyata cucu menantu dari seorang wali Allah Sunan Ampel. Mbah Lowo Ijo dalam perjalanannya syiar islam menemukan seorang pendamping yang setia serta berhati mulia. Yang disebut bagian dari tulang iga ( jodoh ) itu ternyata ditemukan memiliki kesamaan dalam melangkahkan kaki.
Kemudian, mbah Lowo Ijo menikah dengan salah satu cucu Sunan Ampel, Sa'diyyah.
sebelum mendapat julukan mbah Lowo Ijo dikenal dengan sebutan Kiai Abdul Qodir atau Kiai Sayyidin. Sebelumnya, Mbah Lowo Ijo pernah belajar selama bertahun-tahun ke Sunan Bonang, Tuban. Sekitar thn 1.700 (abad ke 17)
Menurut cerita, setelah menggali ilmu dari Sunan Bonang, Mbah Lowo Ijo kemudian menyebarkan ilmu ke daerah Bangil. Dia bersama adiknya, Sayyidono kemudian tirakat naik pada kayu jati besar dari Tuban.

Mereka menyusuri lautan hingga sampai ke sungai Kedung Larangan Bangil
Kayu jati besar itu kemudian digunakan sebagai penyangga berdirinya pondok Cangaan.
Oleh Sunan Bonang, 2 saudara ini dibekali keilmuan berbeda. Mbah Lowo Ijo yang hanya mengaji dibekali keilmuan batin.

Sementara, Sayyidono, adiknya, dibekali ilmu lahir atau kanuragan. Mbah Sayidono biasa dipanggil Mbah Daru yang kini disemayamkan di pemakaman Islam Beujeng, Beji. Beliaulah yang merintis berdirinya Ponpes Cangaan, Bangil. Dari beliaulah banyak kiai besar berasal dari sini. 
Bahkan, Mbah Kiai Kholil Bangkalan juga pernah mengenyam ilmu dari sini. Sebelumnya, masyarakat Bangil atau Pasuruan tidak banyak tahu, siapa Mbah Lowo Ijo sebenarnya.  Sebab, memang tidak banyak sejarah yang mengutip biografinya. (dek) 
Sumber : www.pojokkiri.net
Categories:

0 komentar:

Posting Komentar