Ilustrasi
JawaPos.com -
Sejatinya dalam merawat bayi tidak sekadar mengasuhnya dengan benar.
Melainkan, juga memberikan pemijatan bayi secara intensif.
Dengan memijat bayi, ternyata memiliki segudang manfaat baik untuk sang buah hati dan para orang tua.
Pemijatan bayi dapat meningkatkan
daya tahan tubuh. Pengaruh positif pemijatan terhadap daya tahan tubuh
terpicu oleh rangsangan yang diterima oleh bagian tubuh yang dipijat.
Gesekan dan tekanan pada bagian
tubuh yang dipijat dapat meningkatkan kualitas vagal, sehingga fungsi
daya tahan tubuh pun meningkat.
Selain itu, rangsangan pada bagian
tubuh melalui pemijatan juga mampu menurunkan hormon pemicu stres
(cortisol). Sehingga, sistem daya tahan tubuh pun dapat meningkat.
Cortisol dikenal sebagai hormon perusak sel pembunuh alami yang merupakan sel penting dalam sistem daya tubuh seseorang.
Pemijatan mampu menjadikan bayi lebih
bahagia. Alasannya, sentuhan dapat mengurangi kecenderungan bayi menjadi
rewel, menangis, dan merengek.
Mengingat pemijatan merupakan satu gerakan sentuhan yang terpola, maka kesehatan bayi dapat lebih ditingkatkan. Bayi yang terbiasa dipijat cenderung lebih memiliki kemampuan sosial yang lebih tinggi, dapat menyapa orang lain melalui kontak mata, senyuman, suara-suara atau gerakan tangan ke arah orang lainnya.
Mengingat pemijatan merupakan satu gerakan sentuhan yang terpola, maka kesehatan bayi dapat lebih ditingkatkan. Bayi yang terbiasa dipijat cenderung lebih memiliki kemampuan sosial yang lebih tinggi, dapat menyapa orang lain melalui kontak mata, senyuman, suara-suara atau gerakan tangan ke arah orang lainnya.
Lebih dari itu, pemijatan terbukti
membantu meningkatkan perkembangan otak. Meningkatkan kemampuan
kognitif, kecepatan belajar, dan kemampuan dalam kepekaan serta
perhatian.
Itu disebabkan, ketika bayi
dilahirkan belum memiliki sistem syaraf yang sempurna. Sistem syaraf
akan tumbuh pesat di periode dua hingga tiga tahun pertamanya.
Sehingga, masih membutuhkan lapisan myelin yang melindungi sistem
syaraf dan meningkatkan komunikasi antara otak dan tubuh.
Nah, pertumbuhan lapisan myelin
dapat ditingkatkan melalui sentuhan. Rangsangan sensor alami dari
pemijatan dapat membantu pertumbuhan otak bayi untuk menjadi sempurna
lebih cepat. Serta, meningkatkan kemampuan komunikasi otak tubuh.
Manfaat stimulasi pijat bayi juga
membantu bayi untuk berlatih relaksasi, membuat tidur lebih lelap dan
lama, membuat ikatan atau bonding dengan orang tua, membantu pengaturan
sistim pencernaan, sistem respirasi dan sirkulasi, membantu meredakan
ketidaknyamanan (kolik, tumbuh gigi), menurunkan produksi hormon
stresor, serta membantu mengatasi gangguan tidur.
Menurut Komisaris Presiden RSU Bunda
Medik Healthcare System dr Irvan R. Sini, manfaat pemijatan tak hanya
untuk sang buah hati saja tetapi juga untuk orang tua. "Manfaat bagi
para orang tua bisa memberikan perhatian spesial dan mempererat ikatan
bonding," ujarnya saat ditemui di RSU Bunda Jakarta.
Dia menambahkan, membantu orang tua
mengetahui bahada isyarat non verbal bayi, membuat rasa percaya diri
dalam mengasuh bayi, meningkatkan komunikasi orang tua dan bayi,
meningkatkan kemampuan orang tua, membantu bayi relaksasi, dan meredakan
stress orang tua. (rka/JPG)
Sumber : http://www.jawapos.com/

0 komentar:
Posting Komentar