Ilustrasi
JawaPos.com - Taman Nasional Komodo dibenahi untuk menjadi destinasi ekowisata kelas dunia.
Hal itu dikemukakan Direktur
Jenderal (Dirjen) Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE)
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Tachrir Fathoni.
Dikatakannya, sebagai warisan dunia
ditetapkan Unesco, Taman Nasional Komodo juga merupakan sebagai cagar
biosfer dan menyandang predikat New Seven Wonder of Nature.
Atas predikat tersebut, maka Taman Nasional Komodo harus menjadi destinasi ekowisata kelas dunia dan berstandar internasional.
”Perlu ada peningkatan pelayanan
kenyamanan dan kemewahan bagi pengunjung dengan tetap mengedepankan
faktor konservasi, sehingga dapat meningkatkan kepuasan para wisatawan
untuk datang kembali,” kata Tachrir yang dilansir Indopos (Jawa Pos Group), Rabu (6/4).
Sebagaimana diketahui, TN Komodo
memiliki potensi kegiatan wisata terestrial yaitu trekking dan bird
watching. Khususnya melihat fauna komodo yang merupakan binatang purba,
serta potensi wisata perairan seperti snorkling dan diving yang menjadi
favorit wisatawan.
Jumlah pengunjung per tahun sebanyak 90
ribu wisatawan dengan perbandingan wisatawan asing mencapai 90 persen
dan wisatawan nusantara 10 persen.
Pada 2015 TN Komodo menyumbang PNBP hingga Rp 19,3 miliar atau naik 400 persen dari tahun sebelumnya.
Tachrir menambahkan, TN Komodo masuk
ke dalam prioritas pembangunan pariwisata 10 destinasi ekowisata
prioritas nasional yang digarap Kementerian Pariwisata bersama
Kementerian LHK.
Percepatan pengembangan destinasi berbasis alam ini dikhususkan dalam mewujudkan Target Pariwisata Nasional 2015-2019. (lum/iil/JPG)
Sumber : http://www.jawapos.com

0 komentar:
Posting Komentar